Teman
Lama Bertemu Kembali
Pembaca budiman, minggu ini ada kesibukan luar biasa di kantor kami.
Kami sibuk bongkar-bongkar plus mengepak segala perabotan kami.
Maklum saja, akhir pekan ini kami pindahan ke Warung Buncit.
Nah, di saat bongkar-bongkar itulah kami menemukan barang-barang
kadaluwarsa yang sudah terkubur. Salah satunya adalah lembaran-lembaran
foto.
Akibat foto-foto itu, kantor kami jadi heboh. Memori lama timbul
kembali. Foto-foto lawas itu, hasil jepretan tahun 2000, mengingatkan
pada "masa muda" kami. Saat kami masih berkantor di
kawasan Stadion Lebakbulus, saat kami semua masih single, dan
saat wajah kami masih kinyis-kinyis (ehm! ehm!).
Akhirnya, foto-foto kuno itu kami tempel di salah satu sisi tiang
penyangga kantor detikcom di Site Office Wisma Pondok Indah. Dari
situ kami bisa mengetahui betapa langsingnya Hestiana Dharmastuti
(detiknews) ketika masih melantai di lapangan, betapa cepaknya
Iwan Triono (detikmobile), betapa padat berisinya Budiono Darsono
(pemred), dan six pack-nya perut Djoko Tjiptono (detikportal).
Kami tertawa-tawa membanding-bandingkan kondisi kami tempo doeloe
dengan kami hare genee. Hestiana kini 'makmur' setelah melahirkan
Fathan si buah hati, Iwan kini rajin memelihara rambut gondrongnya,
Pak Budi kini superlangsing karena diet, dan Djoko yang kini terancam
six bag, tidak six pack lagi.
Jadinya, foto-foto kenangan itu kami juduli "balikin oh
balikin...body gue kayak dulu lagi..." Itu lho, lagu bekennya
Slank.
Selain itu, foto-foto itu juga membuat kami membicarakan teman-teman
lama kami. Maklum, banyak teman di foto itu yang kini sudah tidak
di samping kami lagi. Mereka meninggalkan kami untuk menimba ilmu
yang lebih beragam. Ada yang masih berkecimpung di bidang pers,
namun ada juga yang lepas dari dunia jurnalistik.
Di antara para teman yang kini meniti karier di tempat lain adalah
Sigit Widodo. Redaktur detikinet ini kini menjadi Pemred PC Magazine.
Lalu ada Taufik Subarkah. Dulu dia adalah fotografer kami. Setelah
melanglang mengejar cita-citanya, kini dia menclok di majalah
Islam asal Malaysia, Paras. Masih sebagai fotografer, yang memungkinkannya
setiap bulan berkeliling ke negeri jiran.
Lalu ada Titis Widyatmoko, eks redaktur detikinet dan detiksport.
Dia kini redaktur olahraga di koran Seputar Indonesia. Lalu ada
Arief Shodiq, Ananda Ismail, dan Danang Sangga Buwana, yang semuanya
kini produser di GlobalTV. Danang juga sering tampil sebagai presenter.
Tercatat juga Aulia Andri yang menjadi reporter TPI. Lalu, Yogie
Arif Nugraha yang sempat pindah ke RCTI lalu kini menjadi direktur
sebuah perusahaan advertising. Ada juga Lukmanul Hakim, kini di
MetroTV.
Masih banyak nama yang tidak bisa kami sebutkan satu per satu
saking banyaknya. Tentu kami sedih mereka tinggalkan. Tapi kami
juga gembira karena pengganti-pengganti mereka tak kalah hebatnya,
yang hingga kini masih setia memanjakan Anda semua. Patut dicatat,
generasi penerus ini boleh dibilang 100% fresh graduated!
Namun meski teman-teman lama itu kini berkarier di tempat lain,
relasi dengan kami tetaplah terjalin. Misalnya Nuruddin Lazuardi
yang kini di MetroTV, cukup rajin menyambangi kami untuk berbagi
cerita. Ada juga yang mampir lewat e-mail, yahoo messenger dan
berbagi informasi lewat SMS.
|